Solusi Menuju Kemajuan Bersama

Mengulas topik-topik Sosial, Ekonomi, Budaya, dan Politik yang hangat ditengah masyarakat dalam bentuk bacaan ringan dan analisis melalui observasi langsung ke masyarakat dalam bentuk pendampingan komunitas dan audiensi ke Pemerintah.

Cari Tahu Belanja

KABAR HARI INI

INVESTIGASI

Temukan bacaan yang kredibel dan terpercaya dengan ulasan - ulasan tajam mengarah sebuah topik perkara.

Read More

KAJIAN

Berisikan isu isu aktual yang menjadi bahan pembicaraan banyak orang dan memberikan pandangan para pakar terkemuka.

Read More

PROGRAM

Bacaan berbagai ulasan berita pembangunan dari skala nasional hingga daerah serta menyuguhkan dokumentasi dari pelosok negeri.

Read More

NGO

Bacaan program pemberdayaan NGO bekerja sama dengan instansi lain sebagai referensi dalam program kerja dan kiat kiat untuk pendampingan.

Read More

ULASAN

Minggu, 09 Juli 2017

Banyak Ormas Islam Minta Program Full Day School Dibatalkan

Banyak Ormas Islam Minta Program Full Day School Dibatalkan


Penulis Cyber, Ormas Islam meminta pemerintah membatalkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang sekolah 8 jam dalam 5 hari (full day school) dibatalkan. Full day school akan mengancam keberlangsungan madrasah diniyah (sekolah agama) di desa-desa.

"Pada kesempatan ini kami juga menyatakan sikap menolak program full day school yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kami mengapresiasi langkah pemerintah membatalkan Permendikbud dan menggantinya dengan Perpres, namun kami menunggu bukti nyata bahwa permen itu telah dibatalkan," ujar Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siroj di Kantor PB NU, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017). PB NU menggelar jumpa pers bersama ormas-ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

Said mencontohkan anak yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) nantinya tidak memiliki kesempatan belajar di madrasah seusai pulang sekolah. Padahal di madrasah anak SD dapat mendalami tata cara membaca Alquran serta beribadah yang baik dan benar.

"Kalau sekolah SD selesainya jam 2 (siang) maka anak-anak sudah tidak ada lagi kesempatan untuk belajar di madrasah. Bukankah full day school ada juga program belajar di madrasah 2 jam satu minggu? Itu belum, atau tidak bisa mengganti pelajaran agama di madrasah. Di madrasah diajarin baca Alquran dengan benar, doa mau makan, doa mau sukses, mau tidur, seusai tidur, dan diajari pula akidah-akidah yang sesuai dengan akidah ahli sunnah wal jamaah," jelasnya.

"Orang katanya kalau di kota, anak kecil kalau di SD bapak ibunya tidak ada (ketika pulang sekolah), ditakutkan main-main. Tapi di luar kota, pedesaan, anak-anak sudah terpanggil sendiri, pulang dari SD makan, ganti pakaian, langsung ke madrasah. Itu sudah menjadi bagian dari tradisi yang ada di masyarakat, anak-anak pun bisa senang berangkat ke madrasah," tambahnya.

Menurut Said, madrasah yang ada di desa-desa telah menjadi tradisi dari Islam Nusantara. Ada budaya seperti penutupan masa belajar madrasah yang sangat lekat dengan masyarakat.

"Di akhir pelajaran madrasah pasti ada penutupnya yang biasa disebutnya imtihanan, penutupan pelajaran madrasah, di situ dipamerkan anaknya sudah hafal Alquran berapa surat, anak-anak sudah hafal berapa syair-syair, ada yang bisa pidato, ada yang bisa baca Alquran dengan baik. Orang tuanya, bapak ibunya terharu melihat anaknya tampil dengan baik. Ini kalau nggak ada madrasah nggak ada, nggak ada imtihanan, perayaan akhir nggak ada, akan hilang satu unsur budaya yang sudah melekat di desa. Kalau full day school (lanjut), hilang ini, nggak ada seremonial perayaan pelajaran itu, padahal itu bagian dari Islam Nusantara," pungkasnya.
(nvl/tor)

Kegiatan kita

115 Kegiatan Besar
Rata rata Event yang kami Jalankan
9000 Berita
Bacaan setiap tahun
4000 Pelanggan
Rata rata pertahun pelanggan mengantri

Our Team

TIMU IRAWAN
CEO
Annisa
Creative Designer
Ismi Malihatun
Sales Manager
ERIKA A
Developer

Contact

Hubungi Kami

Beri tahu kami ketika anda membutuhkan sesuatu ataupun ingin mengajak kerja sama Tim kami. Suport dan Donasi anda membuat kerja kerja kemanusiaan yang kita himpun akan semakin kuat dan bermanfaat.

Alamat (Address):

Bandar Lampung, Jl. Nusantara , Indonesia

Jam Kerja (Work Time):

Senin (Monday) - Jumat (Friday) 9am - 5pm

No HP/Phone:

085664333675

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bisnis Global, Market dan Peluangnya

 Beberapa realitas bisnis yang sedang terjadi saat ini dan patut kita jadikan bahan analisis bisnis, AI bukan lagi keunggulan, tetapi keb...