Minggu, 14 Februari 2021

CONTOH DRAFT MATRIKS FINALISASI PROTOKOL PERLINDUNGAN PMI HASIL PENELITIAN LAPANGAN (TOURING) KPPD DESA BUANASAKTI

 


DRAFT MATRIKS  FINALISASI  PROTOKOL

PERLINDUNGAN PMI

HASIL PENELITIAN LAPANGAN (TOURING)

KPPD DESA BUANASAKTI

 

NO

BEBERAPAKASUS PMI

SOLUSI YANG DIBUTUHKAN

KEBIJAKAN

PETUGAS LAYANAN

1.       

Calo/Sponsor yang memberikaninformasidenganharga mahal dan banyakjanji-janji palsu masih jadi pintu utama CPMI sehingga banyak yang mengalami penipuan

Mendapatkan informasi yang valid tanpa melalui Calo/Sponsor serta langsung dari Dinas Tenaga kerja.

Desa menjadi pusat informasi (Job Order, P3MI, Alur proses PMI, Dsb)

Adanya perangkat / Satuan Tugas yang khusus menangani & mendampingi keseluruhan proses CPMI. (SATGAS) di Skala Desa

2.       

Masih banyak PL/Sponsor menguruskan Dokumen Kependudukan CPMI kedesa tanpa melibatkan CPMI.

CPMI diharuskan pergi ke Kantor Desa sehingga mengetahui bahwa Pemerintah Desa telah memfasilitasi pemenuhan persyaratan administrasi kependudukan Calon Pekerja Migran Indonesia

 

Pemerintah Desa mempermudah dan memberi informasi valid dalam proses:

1)        Melengkapai Data Kependudukan (KTP, KK, Akta Kelahiran).

2)        Memberikan Surat Ijin Keluar Negeri (Orang Tua, Suami, Istri)

Pemerintah Desa harus memiliki SDM yang membidangi proses pembuatan dokumen tersebut beserta peralatan yang sesuai dengan kebutuhan

3.       

Pilihan utama PMI mencari kerja ke LN dengan alasan memperbaiki perekonomian keluarga

Adanya pemberdayaan bagi PMI Purna maupun keluarganya sehingga hasil yang sudah di dapat bias dikembangkan

Melakukan Pelatihan yang mudah dijangkau & mudah dipasarkan di Desa (Seperti pelatihan industri skala rumahan keripik, kerajinan tangan) dengan memanfaatkan BUMDES sebagai mitra pemasaran

Adanya perangkat / Satuan Tugas yang khusus menangani & mendampingi keseluruhan proses CPMI. (SATGAS)

4.       

Resiko terjadinya perceraian tinggi bagi warga di Desa Buanasakti yang bekerja sebagai PMI akibat salah paham terjadi ketika melupakan target awal sebelum bekerja misalnya: dengan membuat hubungan baru degan orang lain atau menghabiskan hasil kerja dengan berhura hura

Menjaga komunikasi dengan baik dan diadakan pelatihan-pelatihan untuk mengubah pola pikir peminat bagi PMI  untuk kembali bekerja keluar negeri dengan diberi pembekalan tentang manajemen finansial untuk mengelola keuangan                    

Desa/dinas mempunyai mekanisme rujukan ketika ada warganya yang bermasalah, tidak hanya melimpahkan ke P3MI  dengan mengandeng stake holder tingkat kabupaten maupun kecamatan

 

Desa mempunyai informasi lembaga-lembaga yang memberikan layanan konseling  dan penanganan kasus di negara tujuan baik lembaga Pemerintah maupun swasta di negara tujuan.

 

5.       

Kontrak-kontrak kerja yang masih dalam bahasa asing dan tanpa diketahui isinya oleh CPMI

Disesuaikan dengan tingkatan kemampuan CPMI yang sedang mengikuti pelatihan di BLK-LN terkait dan memberikan salinan kontrak kerja kepada keluarga PMI

P3MI memberikan penjelasan kontrak kerjatersebut dalam 2 versi Bahasa yaitu Bahasa Negara Tujuanmaupun Bahasa dari Negara Asal

·    Dilakukan peningkatan kualitas CPMI dengan membenahi kurikulum penidikan sebelum penempatan :

1.  Keahlian sesuai pekerjaanya

2.  Bahasa sesuai negara tujuan

3.  Hukum yang berlaku

4.  Tata cara claim hak ( hak atas asuransi, hak berserikat, hak gaji dan pekejraan sesuai kontrak, hak libur /cuti tahunan)

5.  Pemahaman kebudayaan negara tujuan

 

P3MI terkait termasuk pengajar maupun petugas yang bersangkutan dengan masalah tersebut

6.       

Pengurusan imigrasi yang belum terfasilitasi di Lampung Timur

Sebaiknya segera dibuatkan fasilitas yang belum ada serta pembentukan LTSA

 

Untuk membantu masalah Waktu dan biaya lebih efisien karena kemudahan tersebut

 

Disnakertrans/ LTSA/ Pemdes/ Satgas/  bermitra kerja kepada SBMI

7.       

Kualitas pekerja masih kurang sehingga menghambat proses penempatan

·      Dilakukan peningkatan kualitas pekerja

·      Peningkatan kualitas SDM itu sendiri

·      Seharusnya tetap diwajibkan mengikuti bagi yang belum punya pengalaman

·      Sertifikasi yang real bukan sekedar foemalitas

 

Adanya komunikasi yang baik antara negara asal dan negara tujuan serta program yang bukan hanya sebagai pilot project untuk 2 negara

P3MI terkait termasuk pengajar maupun petugas yang bersangkutan dengan masalah tersebut

8.       

Adanya pelecehan seksual, hutang piutang di negara tujuan yang di alami PMI

Disediakan hotline khusus terkait tempat pengaduan tersebut serta update setiap perkembangan

·      Pihak desa Memberikan pembekalan penyiapan mental sebelum berangkat tentang resiko bermigrasi

·      Kemungkinan dokumen dipinjam teman untuk hutang piutang contoh di Hongkong

·      Resiko pergaulan bebas 

·      Adanya hasutan paham-paham radikal

·      Budaya negara tujuan (Kedisiplinan waktu)

·      Resiko berpisah dengan keluarga.

 

Disnakertrans/ LTSA/ Pemdes/ Satgas/  minta bantuan kepada SBMI

9.       

Zero cost masih belum bisa dilaksanakan dan diterapkan hanya untuk pekerja informal jika itu dibebankan kepada PMI maka ditakutkan tidak krasan disana

Memberikan pembekalan penguatan mental sebelum berangkat tentang resiko terburuk di LN

 

Pihak P3MI mampu menanyakan kematapan niat target ataupun tujuan dalammemutuskan pergi bekerja ke LN

P3MI/Disnakertrans/ LTSA/ Pemdes/ Satgas/  minta bantuan kepada SBMI

10.   

Materi-materi PAP tidak bisa diserap secara baik oleh PMI karena hanya dilakukan 1 hari

Diberikan waktu yang sekiranya cukup untuk pemahaman materi PAP yang diberikankepada PMI misalnya 3 hari jika belum memahami bias dipersilahkan bertanya

Pihak P3MI yang terkait berusaha membuatcara yang simple dan mudah di pahamisecaracepat oleh PMI

P3MI terkait termasuk pengajarmaupun  petugas yang bersangkutan dengan masalah tersebut

11.   

Terkait kepulangan dalam hal buruh migran mengalami masalah PT yang menjadi tumpuan pemecah masalahnya

Disediakan hotline khusus terkait tempatpengaduan tersebut

Petugas yang bersangkutan menjalankan alur rujukan terkait perlindungan PMI jika ada pengaduan terkait PMI yang bermasalah

Disnakertrans/ LTSA/ Pemdes/ Satgas/  minta bantuan kepada SBMI

12.   

Ditemukan kasus yang sering di alamiPMI :

·         Komunikasi dengan keluarga yang terbatas

·         Makanan yang tidak layak 

·         Pelecehan seksual

·         Penipuan (gaji berupa cek yang tidak bisa dicairkan)

Penganiayaan (Informasi dilingkungan kerja diluar negeri)

Menjalin komunikasi dengan baik misalnya adanya grup di Media sosial guna memudahkan dan diadakan pelatihan-pelatihan untuk mengubah pola pikir peminat bagi PMI  untukkembalibekerja keluar negeri                     

Adanya mekanisme rujukan ketika ada warganya yang bermasalah, tidak hanya melimpahkan ke P3MI 

 

Desa mempunyai informasi lembaga-lembaga yang memberikan layanan konseling  dan penanganan kasus di negara tujuan baik lembaga Pemerintah maupun swasta di negara tujuan.

 

13.   

Pengaduan tidak hanya di tingkat P3mi tapi juga harus ada di tingkat desa

 

Memberikan pengaduan langsung kepada pihak Desa agar diberikan arahan lebih lanjut ,misalnya:

Ø  Kasus kekerasan ditangani pihak kepolisian

Sehingga desa dapat berkordinasi dan merujuk ke tingkat daerah sesuai masalah yang dialami

Dilakukani dentifikasi terlebih dahulu terkait keseteraan gender yang sesuai dengan aturan dalam penyelesaian masalah tersebut misalnya jika yang melaporkan masalah adalah PMI (P) maka ditangani  petugas (P) begitupun sebaliknya

Adanya perangkat / Satuan Tugas yang khusus menangani & mendampingi keseluruhan proses CPMI. (SATGAS)

 

0 komentar:

Contact

Hubungi Kami

Beri tahu kami ketika anda membutuhkan sesuatu ataupun ingin mengajak kerja sama Tim kami. Suport dan Donasi anda membuat kerja kerja kemanusiaan yang kita himpun akan semakin kuat dan bermanfaat.

Alamat (Address):

Bandar Lampung, Jl. Nusantara , Indonesia

Jam Kerja (Work Time):

Senin (Monday) - Jumat (Friday) 9am - 5pm

No HP/Phone:

085664333675

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bisnis Global, Market dan Peluangnya

 Beberapa realitas bisnis yang sedang terjadi saat ini dan patut kita jadikan bahan analisis bisnis, AI bukan lagi keunggulan, tetapi keb...