Organisasi
Mahasiswa dan Peran Sosialnya
Penulis :Tymu Irawan
Organisasi mahasiswa mempunyai peran yang dapat mendukung partisipasi
mahasiswa di dalam lingkungan akademi mereka.Kreatifitas dan aktualisasi diri akan
tercurah didalam sebuah organisasi.Sehingga di dalam ranah intelektual akan
tercipta akademisi yang mandiri dan penuh dengan inovasi nyata.
Organisasi berasal dari
bahasa latin organum yang berarti alat atau badan. Di dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia (2008: 803) organisasi adalah kelompok kerjasama antara
orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Pada dasarnya ada 3
ciri khusus dari suatu organisasi, yaitu: adanya kelompok manusia, kerjasama yang
harmonis, dan kerjasama tersebut berdasar atas hak, kewajiban serta tanggung
jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan (Djati Julitriarsa, 1998: 41).
Sedangkan
pengertian mahasiswa itu sendiri dalam
peraturan pemerintah RI No.30 tahun 1990 adalah peserta didik yang terdaftar
dan belajar di perguruan tinggi tertentu.Selanjutnya pengertian Mahasiswa menurut Knopfemacher
(dalam Suwono, 1978) adalah merupakan insan-insan calon sarjana yang dalam
keterlibatannya dengan perguruan tinggi ( yang makin menyatu dengan
masyarakat), dididik dan di harapkan menjadi calon-calon intelektual.
Dari
beberapa pengertian tersebut,dapat diartikan bahwasanya mahasiswa yaitu gelar
yang disandang individu yang mencari ilmu di dalam perguruan tinggi.Individu
tersebut dididik dan diberi pengarahan sehingga nantinya mampu berkontribusi di
dalam masyarakat.
Sehingga
Organisasi mahasiswa adalah kelompok individu yang berkumpul untuk mencapai
tujuan yang sama.Sebuah kerja sama yang dilakukan kelompok tersebut
menjadikannya wadah yang terstruktur dan wadah mengekpresikan aspirasi diri.
Organisasi
mahasiswa menjadi sebuah kebutuhan bagi mahasiswa untuk wadah mereka dalam
membangun kesamaan aspirasi yang terorganisir dan berkepentingan sosial.Tentunya
tujuan yang ingin dicapai tersebut untuk memberikan kontribusi yang nyata di
dalam lingkungan kampus dan masyarakat. Organisasi kemahasiswaan
merupakan bentuk kegiatan di perguruan tinggi yang diselenggarakan dengan
prinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa (Silvia Sukirman, 2004:72).
Tujuan
yang ingin dicapai membuat sekelompok
individu tersebut saling berkerja sama, bahu-membahu di dalam kegiatan.Peran
yang positif akan berimbas hasil yang baik dan dapat berpartisipasi aktif
.Untuk berkontribusi dalam organisasi royalitas dan loyalitas setiap warga
organisasi menjadi sikap yang harus dimiliki pada jiwa individunya.
Mahasiswa adalah anggota masyarakat
yang berada pada tataran elit karena kelebihan yang dimilikinya, yang dengan
demikian mempunyai kekhasan fungsi, peran dan tanggung-jawab.Dari identitas
dirinya tersebut, mahasiswa sekaligus mempunyai tanggung jawab intelektual,
tanggung jawab sosial, dan tanggungjawab moral.
Mahasiswa dituntut untuk memahami
problematika di dalam kehidupan sosial,kemudian merekalah yang diharapkan
masyarakat menengah ke bawah.Setiap mahasiswa diharapkan mampu mengatasi setiap
masalah dengan ilmu yang mereka peroleh.Untuk itu sebuah organisasi mahasiswa
baik intra maupun ektra dituntut
menyiapkan kader-kadernya dengan harapan mampu berperan dalam masyarakat untuk
membantu problem solving di lingkunganya supaya lebih baik.
Sebuah tanggung jawab yang besar tersemat di pundak
mahasiswa sebagai penghubung politik antara masyarakat dan pemerintah.Bersamaan
dengan itu pengetahuan dan kreatifitas yang
menumbuhkan inovasi baru harus dimiliki setiap mahasiswa.Membawa paran
mahasiswa sebagai insan yang mengatasi problematika yang ada.
Mari berkarya Diri

0 komentar:
Posting Komentar