Senin, 11 Juli 2016


 Pesona GuaWara Metro


Metro-Tak banyak orang tahu, ada sebuah tempat wisata alam gua di Kota Metro. Gua Wara, begitulah masyarakat sekitar menamakannya.
Gua tersebut terletak tak jauh dari Stadion 24 Tejosari. Dari stadion tersebut, saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) bisa terlihat. Di antara dua tempat itu, di antara sawah, terdapat jalan onderlaag (jalan tanah berlapis batu).
Di ujung jalan, sealur sungai kecil menjadi pembatas areal persawahan yang ada. Tepat di seberang sungai, Gua Wara terletak.
Menurut penuturan masyarakat setempat, wisata alam Gua Wara tersebut cukup terkenal di era 1990-an. Banyak pengunjung datang tidak hanya dari Metro, tetapi juga masyarakat Lampung Timur dan Lampung Tengah.
Tetapi sekarang, kondisi gua seperti tampak tak terawat.
Sekitar tahun 2000, pengelolaan wisata alam Gua Wara mulai berhenti akibat jumlah pengunjung yang berkurang.
Selain Gua Wara, atau yang dikenal juga sebagai Gua Macan putih, berjarak sekitar 50 meter, ada gua lain. Masyarakat menyebutnya Gua Sireng. Di jalan antara dua gua tersebut, sebuah air terjun mini terletak.
Menurut masyarakat sekitar, saat zaman penjajahan, Gua Wara maupun Gua Sireng merupakan tempat persembunyian para tentara gerilya, untuk melawan Belanda.

Penulis: Tymu Irawan

0 komentar:

Contact

Hubungi Kami

Beri tahu kami ketika anda membutuhkan sesuatu ataupun ingin mengajak kerja sama Tim kami. Suport dan Donasi anda membuat kerja kerja kemanusiaan yang kita himpun akan semakin kuat dan bermanfaat.

Alamat (Address):

Bandar Lampung, Jl. Nusantara , Indonesia

Jam Kerja (Work Time):

Senin (Monday) - Jumat (Friday) 9am - 5pm

No HP/Phone:

085664333675

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Bisnis Global, Market dan Peluangnya

 Beberapa realitas bisnis yang sedang terjadi saat ini dan patut kita jadikan bahan analisis bisnis, AI bukan lagi keunggulan, tetapi keb...